Live Streaming Aa' gym di USTREAM

Cek terus halaman ini untuk melihat ceramah aa' secara live via ustream. Jadwal live streaming - menyusul, atau kunjungi http://www.ustream.tv/channel/aagym-dt untuk melihat rekamannya.

Kajian Asmaul Husna - tiap Kamis malam pukul 19.30 wib

Live video chat by Ustream

Thursday, September 30, 2010

MQ Pagi 01 Oktober 2010

Thursday, September 30, 2010
Materi: Ujian dalam hidup

Ringkasan Materi:
Orang-orang yang tidak lulus ujian adalah mereka yang tidak sadar bahwa sedang diuji dan yang tidak mengerjakan/melalui ujian dengan seharusnya (salah menyikapi ujian tersebut). Sedangkan mereka yang lulus adalah yang serius menjalani ujian, menjawab dengan sebaik-baiknya. Ujian yang diberikan Allah SWT bertujuan untuk mengetes kualitas diri dan keimanan kita. Hal ini termaktub dalam QS Al Ankabut ayat 2 yang artinya:
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi?”
serta dalam QS Al Ankabut ayat 3 yang artinya:
“Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”
Ujian yang diberikan pasti sesuai dengan kemampuan/ilmu kita. Namun, seberat apapun, dengan campur tangan Allah, segalanya akan menjadi mudah. Siapkan diri kita (semakin banyak bicara dan semakin tinggi ilmu kita, akan semakin banyak ujian yang datang) serta bersikaplah sabar (dengan keseluruhan hati, pikiran dan tindakan). Kita pun perlu terus menghisab diri, bisa jadi dosa-dosa kitalah yang mengundang ujian-ujian yang ada. Memang mungkin berat, sakit, perih, dan membuat kita menangis, tetapi Allah Maha Tahu, Dia telah mengukur kadar kemampuan kita dengan sempurna.

Ketika melihat ujian yang dialami orang lain, kita harus berbaik sangka dan mendoakan. Seringkali hal ini menjadi lebih solutif dibandingkan ikut campur yang tidak pada tempatnya. Sesungguhnya orang-orang yang ditimpa ujian yang berat, jika lulus dengan gemilang, akan memiliki hati yang lebih bersih dan lebih bening, serta menjadi hamba-hamba Allah SWT yang utama dengan derajat yang ditinggikan olehNya. Insya Allah.(dicopas dari sini)

wallahu alam

materi audio: tidak ada

View Comments

MQ Pagi 30 September 2010

Materi: Pengendalian diri

Ringkasan Materi:
Ketidak hati-hatian bisa menyebabkan celaka. Lisan, pendengaran, sikap, dan perbuatan, harus senantiasa terjaga, insya Allah dengan demikian kita akan lebih selamat. Serta, yang paling utama yaitu menjaga hati dengan sebaik-baiknya.

Tubuh sama seperti kendaraan, atau pesawat dalam aerobatic yang harus selalu waspada untuk dikontrol dan dikendalikan, jika tidak bisa celaka. Pernah ada kejadian sayap pesawat patah dalam suatu manufer aerobatic, tapi pilot bisa mendaratkan pesawatnya dengan selamat, itu bisa terjadi kalau pilotnya sudah terlatih, demikian juga kita butuh terus berlatih mengendalikan lisan, pendengaran, sikap, dan perbuatan, maka insya Allah kita akan selamat, meskipun kondisinya sedang sulit.

Beberapa cara untuk melatih pengendalian diri antara lain yaitu tidak dendam terhadap orang2 yang menyakiti kita, tetap taqarub pada Allah meskipun sedang dlm kesempitan rizki, tidak menggerutu dan mengeluh, juga pengendalian diri untuk selalu memenuhi janji, pengendalian diri untuk tidak marah, tidak mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas, bersikap yg didasari kemarahan. Rasulullah bersabda “marah itu bagaikan api, yang bisa membakar apapun yang disentuhnya, jadi jika kita bertemu dengan sesuatu yang membuat kita marah perbanyaklah istighfar dan membaca ta'awudz.

Intinya adalah apabila hidup kita ingin selamat maka harus bisa mengendalikan diri. (dicopas dari sini)

wallahu alam

materi audio: tidak ada

View Comments

MQ Pagi 29 September 2010

Pemateri: Ustadzah Siti Sumarni
Materi: Keutamaan Sujud

Ringkasan Materi:
Berbagai ibadah telah kita lakukan di bulan ramadhan. Saat ini kita telah berada di bulan Syawal, saat yang tepat untuk mengevaluasi kembali kualitas ibadah kita. Jika ibadah-ibadah di bulan ramadhan kemarin kita lakukan karena bulan ramadhannya, maka sesunguhnya bulan itu telah berlalu. Tetapi jika ibadah tersebut kita lakukan karena kecintaan kita kepada Allah maka kualitas maupun kuantitas ibadah akan tetap bertahan di bulan-bulan selain ramadhan.
Di bulan syawal ini juga, ada baiknya kita melakukan rekronstruksi tujuan hidup kita. Apakah tujuan hidup tersebut telah sesuai dengan tujuan penciptaan kita, yaitu untuk penhambaan total kepada Allah, Rabb Sang Pencipta. Penghambaan total seorang hamba terlihat dalam sujud-sujudnya.

Seorang muslim akan melakukan sujud minimal 34 kali dalam sehari, melalui sholat 5 waktu. Sujud memiliki beberapa keutamaan, di antaranya adalah:

1. Sujud membuat hidup menjadi lapang dan terarah
Pada saat sujud, posisi kepala berada di bawah. Ini adalah posisi penghambaan yang sempurna. Kita merendahkan diri di hadapan Allah, kita menyerahkan segala urusan duniawi kepadaNya. Dengan demikian Allah akan meninggikan derajat hamba-hambaNya yang bersujud.

2. Sujud yang dilakukan dua kali dalam satu rakaat sholat memiliki filosofi bahwa manusia diciptakan dari tanah dan akan kembali kepada tanah.

3. Dengan bersujud tubuh akan menjadi lebih segar (fresh)
Pada saat kita sujud, bumi akan menyerap energi negatif yang ada di tubuh dan kita akan menyerap energi positif dari bumi, sehingga tubuh akan menjadi lebih segar.

4. Sebaik-baik doa adalah doa yang dilakukan dalam sujud
Dalam sujud inilah saat-saat terdekat seorang hamba dengan Rabbnya. Ketika mendapatkan nikmat, Rasulullah senantiasa bersujud, sujud syukur. Dalam hadits juga disebutkan bahwa sujud dapat menggugurkan dosa-dosa. (dicopas dari sini)

wallahu alam

materi: download disini


View Comments

MQ Pagi 28 September 2010

Pemateri: KH. Abdullah Gymnastiar
Materi: Hikmah dari rahasia kematian

Ringkasan Materi:
Siapapun yang menyikapi setiap kejadian dengan keimanan menjadi semakin meningkatkan keyakinan. Begitu pula dengan kematian yang merupakan misteri Ilahi. Misteri kematian ini meliputi tiga hal, yaitu:
  1. Waktu. “Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan (QS. Al-Ankabut ayat 57). Allah merahasiakan kapan kematian itu datang. Tidak ada seorang pun yang mengetahuinya dan setiap orang ada waktunya masing-masing.
  2. Tempat. Kita tidak tahun dimana nyawa kita akan dicabut.
  3. Cara. Dan kita juga tidak tahu bagaimana nanti kematian kita. Kita berharap maut akan menjemput kita dalam keadaan khusnul khotimah.
Hikmah dari dirahasiakannya kematian agar kita semakin yakin dan siap setiap saat ketika maut menjemput. Tidak ada yang dapat menolak kematian dan dunia sesungguhnya dijadikan bekal untuk akhirat nanti. Oleh karena itu maka kematian dan keimanan adalah sebaik-baiknya nasehat, tidak boleh luput dari obrolan kita.

Hikmah lain dari rahasia kematian adalah mengingatkan kita untuk:
  • Jangan sampai menunda suatu amalan
  • Jangan sampai menunda untuk bertaubat
  • Jangan sampai kita meninggal dalam keadaan dosa. Dengan mengingat mati maka akan mencegah kita untuk berbuat maksiat.
  • Dan jangan menyia-nyiakan kesempatan. Pergunakanlah waktu-waktu kita untuk hal-hal yang bermanfaat.
Oleh karena itu bertafakurlah dengan bertafakur untuk selalu mengingat kematian karena dengan melihat kematian maka semakin sadar bahwa sesungguhnya diri kita dekat dengan kematian. (dicopas dari sini)

wallahu alam

materi: download disini


View Comments

Tuesday, September 28, 2010

MQ Pagi 27 September 2010

Tuesday, September 28, 2010
Pemateri: KH. Abdullah Gymnastiar
Materi: Bermanfaat dalam berbicara dapat menjaga derajat keislaman

Ringkasan Materi:
Kualitas seseorang bisa terlihat dari bagaimana dia menahan diri, salah satu nya adalah menahan diri dari berkata-kata yang tidak manfaat. Sekalipun kita berbisik-bisik, tetapi ada Allah Yang maha Mendengar. Allah tahu persis apa yg ada dalam hati, lintasan hati, dan niat berbicara dalam hati. Allah Maha merekam segala-galanya. Seperti dalam firman Allah Q.S Mujadilah ayat 7 dan 9 sebagai berikut:
Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang melainkan Dialah yang keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah yang keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara (jumlah) yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. QS. al-Mujadilah (58) : 7.
Wahai orang-orang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. QS. al-Mujadilah (58) : 9
Dari kedua ayat tersebut sudah jelas, bahwa kita harus sangat menjaga lisan, jangan berbicara yang tidak bermanfaat. Ketika kita disakiti dengan perkataan orang lain, jangan khawatir. Sesungguhnya perkataan orang tidak akan berbahaya bagi kita, yang berbahaya adalah perkataan kita sendiri. Perkataan kita akan kembali pada diri sendiri. Jangan sampai perkataan kita menjadi dosa, dan menyakiti orang. Sebagai muslim yang baik, kita harus menjaga keislaman diri, salah satu caranya dengan menjaga bicara. Yang paling baik derajat keislaman adalah orang yang paling manfaat bicaranya. Hidup di dunia ini, urusan terpenting bagi kita adalah membuat Allah menyukai kita. (dicopas dari sini)

wallahu alam



View Comments